STUPA ( Stick Daun Pepaya )
Kalo
berbicara tentang makanan itu emang banyak banget jenisnya. Salah satunya
adalah Keripik yang merupakan makanan ringan yang sangat digemari mulai dari
kalanagan anak – anak sampai kalangan dewasa pun menyukai makanan ini.
Tapi ngga jaman lagi loh keripik yang
itu – itu aja. Umumnya keripik paling kan Keripik Tempe , Keripik Pisang ,
Keripik Talas, Keripik Bayam , dan yang lain lagi. Seorang Ibu Rumah Tangga
yang berasal dari Desa Windujaya Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas
menciptakan inovasi Keripik baru yaitu STUPA ( Stick Daun Pepaya ). Produk
makanan ini tercipta berkat mengikuti pelatihan – pelatihan yang beliau ikuti. Selain
itu juga karena ingin meningkatkan minat masyarakat akan daun pepaya yang
sangat besar manfaatnya bagi tubuh.
Keunggulan dari STUPA adalah teksturnya yang
tipis sehingga gurih ketika dimakan. Warna hijau dari STUPA memberikan kesan
tersendiri dan menarik. Namun perlu diingat bahwa warna hijau yang ada bukan
memakai pewarna sintetis , tetapi karena daun pepaya sendiri memiliki fragmen
warna hijau yang akan tetap terbawa ketika diolah. Walaupun STUPA terbuat dari
daun pepaya , tidak ada rasa pahit yang ada dalam produk ini.
STUPA ini
sendiri sudah terbukti aman dengan dikeluarkannya hasil uji Laboratorium
Kesehatan Kabupaten Banyumas No : 1836/LABKES/MAKMIN/BMS/X/2017. Ditambah lagi
dengan bahan baku yang digunakan untuk membuat keripik ini yaitu daun pepaya
yang merupakan sayuran yang bermanfaat bagi tubuh. Saat ini , produk makanan
ini mulai dipasarkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Untuk lebih
mengenalkan kepada masyarakat semua kalangan mengenai produk STUPA ini.
NOTE !!!
Makan
STUPA menyebabkan ketagihan berlebih, tidak bisa berhenti makan , nagih terus
dan beli lagi…lagi…dan lagi…!!!
Jadi gimanaa
? Masih mau makan keripik yang mainstream terus ? Ngga mau nyobain keripik yang
pastinya bikin kalian tambah yoiii ??
Oke gaesss,
semoga artikel ini bisa menginspirasi kita buat bikin inovasi yang luar biasa
buat Indonesia , cintai dan konsumsilah produk local !




Tidak ada komentar:
Posting Komentar